Talking Points Sidang Paripurna
NOTA KERJA & ARGUMEN KEBIJAKAN
FRAKSI PARTAI GERINDRA
FRAKSI PARTAI GERINDRA
TALKING POINTS: SIDANG KOMISI / PARIPURNA
FOKUS ANGGARAN & DANA ALOKASI KHUSUS SUMUT 3
A. Pernyataan Pembuka & Apresiasi
"Pimpinan dan Anggota Dewan yang terhormat, serta Menteri Keuangan yang kami hormati. Kami Fraksi Gerindra sangat menghargai alokasi anggaran infrastruktur yang telah diajukan pemerintah untuk pemerataan antarwilayah. Namun kami melihat prioritas ke wilayah Dapil Sumut 3 belum konkret di mata rakyat langsung."
B. Fakta dari Konsolidasi Aspirasi (SUARAGIAT Data)
Sebagai wakil rakyat, saya membawa realitas lapangan, bukan asumsi meja:
- Sepanjang Kuartal Pertama 2026 ini, terdapat lebih dari 1.920 kasus berstatus urgensi tinggi di Langkat, Karo, dan Asahan seputar kerusakan jalan kabupaten yang melumpuhkan sentra urat nadi tani daerah tersebut.
- Hal ini bukan sekadar statistik laporan: **Pupuk bersubsidi yang sering kami bawa untuk dibagikan sering gagal tersalurkan tepat waktu** karena jalan dan infrastruktur irigasi penghubung tak kunjung diperhatikan APBN atau APBD yang tersudutkan prioritasnya.
C. Rekomendasi Ultimatum Kebijakan
- Relokasi Inpres Nasional: Saya atas nama warga Dapil Sumut 3, Fraksi Partai Gerindra, menuntut dimasukkannya Kabupaten Simalungun dan Langkat sebagai daftar prioritas nol (0) Inpres Jalan Daerah tahun ini. Apabila gagal, kami pastikan sektor ketahanan pangan hortikultura Sumut lumpuh terhambat transportasinya.
- Revisi Petunjuk Teknis Bansos: Lebih dari 1.100 laporan valid dari SUARAGIAT menyebutkan program perlindungan dasar kesejahteraan sosial di 10 Kabupaten/kota di Sumut 3 masih sering menyimpang dari data BPS. Meminta Dirjen Lindjamsos agar merestrukturisasi syarat kuota perdesa menjadi jauh lebih objektif secepatnya.
